Serba-Serbi Sejarah dan Tradisi All England

13 March 2018 by
Serba-Serbi Sejarah dan Tradisi All England

Ketika menyebut All England, hal yang terpikirkan hanya dua yaitu sejarah dan tradisi. All England merupakan kejuaraan paling bergengsi dan tertua di dunia tepok bulu. 

Itulah mengapa kemenangan di All England merupakan pencapaian luar biasa dan tentu saja istimewa bagi para pebulu tangkis elite dunia. 

Berikut serba-serbi sejarah All England sejak pertama kali digelar sejak 1899.

George Alan Thomas Raih Gelar Terbanyak

Thomas (Inggris) menjadi pebulu tangkis dengan gelar terbanyak yakni dengan raihan empat gelar juara tunggal putra, delapan gelar ganda putra, dan delapan gelar di nomor ganda campuran.

14 Wakil

Sebanyak 14 wakil Indonesia dari lima nomor bakal bertarung di turnamen All England 2018. Sejak 1959, Indonesia telah mengumpulkan 44 gelar dari berbagai nomor.

(Baca juga: Saksi Perjalanan Karier Lee Chong Wei Komentari Film Rise of The Legend)

2 Tahun Terakhir

Dalam dua tahun terakhir, Indonesia selalu meraih satu titel juara All England. Pasangan ganda campuran, Praveen Jordan/Debby Susanto menjadi juara pada 2016.

Pasangan ganda putra, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo memastikan diri sebagai raja ganda putra pada 2017.

Sempat Tak Digelar

Perjalanan kejuaraan All England tak selalu berjalan mulus. Terkait Perang Dunia I, All England sempat tak digelar pada 1915-1919 dan absen di masa perang dunia II pada 1940-1946. 

(Baca juga: Pelatih Jelaskan Mengapa Fajar Alfan/Muhammad Rian Ardianto Belum Bisa Kalahkan Takuto Inoue/Yuki Kaneko)

Serba Pertama

Tan Joe Hok adalah pebulu tangkis tunggal putra Indonesia pertama yang membawa gelar All England ke Indonesia pada 1959. 

Pasangan ganda putra asal Malaysia, Ooi Teik Hock/Teoh Seng Khoon, menjadi orang pertama dari Asia yang menjadi juara di All England pada 1949.

Guy Sautter mengukuhkan diri sebagai peraih juara pertama yang bukan berasal dari tuan rumah. Pria berkebangsaan Swiss itu menjadi juara pada 1911.

Pada 1985, satu-satunya pemain berkebangsaan Skotlandia sukses menyabet gelar di All England adalah Billy Gilliland. Hingga kini, belum ada pebulu tangkis yang menyamai prestasi Gilliland. 

Hanya China yang bisa menyapu bersih seluruh gelar juara di All England selain Inggris. Hal ini dimulai dari pebulu tangkis tunggal putra, Lin Dan pada 2009,

China selanjutnya sukses menunjukkan supremasi saat tampil di Birmingham. 

 

© Juara

Apa Reaksi Anda ?

Love
0%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

loading...
192 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
Nurhidayat S.Pd 30 November 2018 | 19:40:25

indonesia selalu bertumpu pada markus kevin

a 26 November 2018 | 18:51:59

indonesia menjadi lawan yang diwaspadai di all england jaga terus tradisi emasnya

ghoer okz 23 November 2018 | 11:13:19

semangat terus untuk punggawa indonesia

Vanhouten Donny 22 November 2018 | 20:06:37

Indonesia dari dulu memang jagonya all england

Ari Dafi 20 November 2018 | 23:25:09

di all england Indonesia patut di acungi jempol

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Recommended For You

To Top